MOUSE

Kali ini saya ingin menjelaskan tentang mouse. Mouse adalah penunjukyang pada saat ini digunakan oleh secara umum yang terdapat di komuputer. Mouse biasanya digunakan untuk penunjuk perintah di layar monitor. Mouse kalau tidak salah pertama kali dikenalkan oleh Macintoh dan sangat digemari oleh para user. Penggunaan mouse semakin marak setelah windows muncul dengan tampilan Graphical User Interface (GUI)-nya, yaitu Windows 3.1

Mouse itu terbagi 2 yaitu mouse optomekanik dan mouse optic. Berikut ini penjelasannya.

Mouse Optomekanik

Mouse optomekanik adalah jenis mouse yang paling banyak digunakan di Indonesia saat ini. Prinsipnya mouse ini mendeteksi getaran tangan kita, untuk diubah menjadi sinyal yang dikenal dengan sebutan prosesor. Diperlukan 5 komponen yaitu :

  1. Sebuah bola yang terletak di dasar mouse
  2. Dua bola roller yang akan berputar saat bola bergerak.
  3. Roller ini terhubung ke sebuah piringan yang berlubang-lubang.
  4. Dengan adanya piringan berlubang tersebut maka cahaya LED akan ditangkap secara terputus-putus oleh sensor infra merah yang terdapat di mouse.
  5. Terdapat sebiah keping chip prosesor yang dapat mengubang pulsa LED menjadi data biner yang dikenal computer.

Mouse jenis ini memerlukan pembersihan secara teratur, kareta banyak kotoran yang bisa masuk kedalam mouse sehingga menggangu gerak bola mouse serta kenyamanan kita sendiri.

Mouse Optik

Mouse optic menggunakan sebuah LED merah sebangai pengganti bola mouse. Cahaya LED ini akan dipantulkan oleh permukaan meja/alas ke sensor CMOS ( Complimentary Metal- Oxide Semiconductor ). Sensor ini digunakan untuk mengirim gambaran ke permukaan DSP ( Digital Signal Processor ). DSP akan menganalisis gambaran tadi dan menentukan jarak pergeseran mouse, yang kemudian dikirimkan ke computer. Berdasarkan data tersebut, computer akan menggeser posisi kursor mouse pada layar. Jika kini ada mouse optic yand dapat dijalankan pada permukaan alas apa aja, dahulu mouse optic harus dijalankan pada sebuah mouse pad khusus yang memiliki pola garis kotak dari bahan yang dapat memantulkan cahaya yang kuat. Pola garis ini akan memutuskan pantulan cahaya LED. Berdasarkan pola nyala-putus LED tersebut, komputer akan mengetahui jarak pergeseran mouse. Namun, mouse jenis ini lebih susah dipakai dan tak dapat dipakai tanpa mouse pad khusus !

Keunggulan mouse optik dibandingkan mouse optomekanik :

  1. Tak ada bagian yang harus bergerak, sehingga kemungkinan kegagalan putaran tidak ada.
  2. Karena tertutup penuh/rapat, tak memungkinkan debu masuk ke dalam mouse.

About ghesumar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: